Tuesday, January 17, 2023

Nugget Sayur Solusi GTM Pada Anak

 

"Nugget Sayur Solusi GTM Pada Anak"

Salah satu rangkaian acara pada sosialisasi kesehatan gizi adalah penayangan video pembuatan nugget sayur dan pembagian nugget sayur itu sendiri kepada para peserta sosialisasi. Kegiatan ini di adakan pada Sabtu, 14 Januari 2023 tepat setelah acara sosialisasi di tutup. Seperti namanya, nugget sayur merupakan nugget yang bahan utamanya adalah ayam dan sayur ditambah bahan-bahan pelengkap lainnya. Nugget sendiri merupakan lauk yang begitu di sukai oleh anak kecil. GTM adalah Gerakan Tutup Mulut pada anak kecil ketika di minta untuk makan sayur. Maka dari itu salah satu upaya mengatasi GTM adalah dengan mensiasati bahan utama nugget dengan sayur.

Seperti yang kita ketahui bersama sayur merupakan makanan yang mengandung zat gizi tinggi yang dapat mengatur metabolisme atau proses kerja tubuh. Untuk menunjang kesahatan gizi kita maka konsumsi sayur yang cukup akan sangat berpengaruh pada tubuh. Karena program kerja ini linear dengan kegiatan sosialisasi kesehatan gizi maka kami menggabungkan 2 program kerja ini dalam satu konsep acara.

Tidak hanya pembagian nugget sayur, di adakan juga penayangan video tentang tata cara membuat nugget sayur itu sendiri. Setelah itu ada pemaparan dari penanggung jawab program kerja ini lalu di buka sesi tanya jawab. Ibu-Ibu sebagai mayoritas peserta acara sosialisasi cukup memberikan respon yang positif pada nugget sayur karena rasa sayurnya sendiri tidak begitu terasa sangat cocok untuk anak-anak.

Monday, January 16, 2023

Pencegahan Percepatan Penurunan Stunting

 "Pencegahan Percepatan Penurunan Stunting"

    Di antara acara sosialisasi yang lain, acara ini merupakan acara sosialisasi paling besar yang kami adakan dengan warga sebagai sasarannya. Sosialisasi kesehatan gizi di adakan karena melihat banyaknya fenomenan stunting yang semakin marak terjadi. Untuk turut andil dalam pencegahannya maka kelompok 27 mengadakan sosialisasi percepatan penurunan stunting yang mayoritas di hadiri oleh ibu-ibu. 

    Penyuluh kegiatan ini di isi langsung oleh Bapak Edi Muljono selaku ahli gizi puskesmas Arosbaya. Beliau menjelaskan tentang apa itu stunting dan bagaimana mencegahnya sejak dalam kandungan.

    Para Ibu pun terlihat sangat antusias mendengarkan materi dari bapak Edi. Sebelum acara di mulai pun, bapak Edi memberikan stimulus agar Ibu-Ibu fokus selama acara sosialisasi berlangsung. Bapak Edi menjelaskan tentang makanan apa saja yang harus dihindari dan wajib di konsumsi selama hamil sebagai salah satu upaya pencegahan stunting.

    Pak Edi menekankan bahwa Desa Glagga menempati presentase tertinggi dengan desa paling berpotensi stunting. Salah satu upaya lain yang di adakan puskesmas lain adalah dengan memberikan PTM bagi anak-anak di seluruh arosbaya

Edukasi Pengenalan Obat Tradisional Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga

 

"Edukasi Pengenalan Obat Tradisional Melalui Penanaman Tanaman Obat Keluarga"

Hari rabu, tanggal 11 Januari 2023 merupakan hari terakhir kami  mengadakan kegiatan di sekolah yaitu penanaman Tanaman Obat Keluarga. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 sampai pukul 11.00. Serangkaian acaranya meliputi pengkondisian oleh wali kelas 6 SD, sasaran kegiatan ini, lalu di lanjutkan oleh kelompok KKN-T 27. Kemudian ada pembagian kelompok yang masing-masing beranggota 2-3 orang. Pembagian kelompok ini bertujuan agar penanaman Toga lebih efektif. Ada 9 bibit yang kami bawa maka satu kelas di bagi menjadi 9 kelompok sesuai dengan jumlah bibit kemudian setiap anggota kelompok KKN-T 27 bertanggung jawab atas 1 kelompok.

Pada saat proses penanaman, para penanggung jawab menjelaskan manfaat dari tanaman yang di tanam pada kelompoknya masing-masing dan juga menjelaskan bagian mana dari tumbuhan tersebut yang bermanfaat. Selama para penanggung jawab menjelaskan siswa-siswi mencatat hasil yang mereka dengar untuk di presentasikan secara bergantian di depan kelas setelah itu. Para siswa-siswi di beri waktu selama 15 menit untuk beristirahat dan mendiskusikan hasil catatan mereka dengan anggota kelompoknya.

Sebelum presentasi dimulai kami juga mengenalkan beberapa yel-yel agar suasana kelas berlangsung meriah. Setelah itu, setiap kelompok secara bergantian maju ke depan kelas menyampaikan hasil diskusi mereka tentang tanaman obat yang mereka tanam.

Get to Know the Basic English with SDN Glagga 03

 

"Get to Know the Basic English with SDN Glagga 03"

English for Fun merupakan proker tambahan yang tidak di rencanakan sebelumnya. Hal ini di karenakan jumlah SD yang ternyata ada 4, lebih banyak dari proker yang kita rencanakan. Kelompok 27 sebenanrnya memang merencanakan 4 proker yang mana sesuai dengan jumlah SD namun karena ada 1 proker yang sasarannya di ubah untuk warga secara umum maka akhirnya kami merencanakan program kerja lain yaitu English for Fun.

English for Fun adalah kegiatan belajar bahasa Inggris selama satu hari. Kegiatan ini di isi langsung oleh anggota kelompok 27 yang mayoritas merupakan mahasiswa program studi Sastra Inggris. Siswa-siswi kelas 4 SDN Glagga 03 merupakan sasaran dari kegiatan ini karena kelas 5 dan 6 memiliki kurikulum yang berbeda dengan kelas 4 sehingga kelas 4 merupakan satu-satunya kelas yang memiliki mata pelajaran Bahasa Inggris. Mereka di ajarkan tentang dasar-dasar Bahasa Inggris seperti Alphabet, Numbers, Days dan juga Times. Times merupakan materi yang tertera di buku pegangan mereka, materi pertama untuk semester ke 2. Jadi selain memberikan materi yang murni dari kami, kami juga mengkombinasikan  materi yang ada di buku pegangan mereka.

Seperti konsepnya, kegiatan berlangsung satu hari selama jam mengajar. Di mulai sejak pukul 08.30 hingga pukul 11.00 dengan waktu istirahat selama 15 menit. Kegiatan ini tidak kami mulai pukul 07.00 WIB karena mereka masih harus mengikuti upacara terlebih dahulu. Acara dilaksanakan pada hari senin tanggal 09 Januari 2023 minggu kedua sejak semester 2 di mulai.

Wali kelas 4 SDN Glagga 03 sendiri menyampaikan kendala yang dihadapi ketika mengajari bahasa Inggris, beliau menyampaikan bahwa beliau kesulitan karena bahasa Inggris baru di ajarkan pada kelas 4 sedangkan sebelumnya mereka tidak memiliki dasar mengenai bahasa Inggris sama sekali. Hal ini yang kemudian menjadi landasan bagi kami untuk memberikan materi dasar bahasa Inggris pada siswa-siswi kelas 4 tersebut.


Sunday, January 15, 2023

Sparing Futsal dan Sanggar Seni bersama Siswa-Siswi SMP Darul Hidayah



    Tanggal 6 Januari 2023, tepatnya hari Jum'at kami kelompok 27 mengadakan kegiatan sparing futsal pada pagi hari kemudian sanggar seni yang di isi latihan menari bersama pada sore hari. Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMP Darul Hidayah. Sebelumnya yaitu hari Rabu, perwakilan anggota kelompok 27 sudah memberikan surat pemberitahuan ke pihak sekolah untuk kemudian di sampaikan pada siswa-siswi SMP Darul Hidayah. 

    Sparing futsal di adakan dengan tim KKN-T 27 melawan Siswa SMP Darul Hidayah. Permainan berlangsung selama kurang lebih 2 jam, sejak pukul 08.00 sampai pukul 10.00. Di akhir acara di adakan agenda perkenalan guna mengenal satu sama lain antara siswa SMP Darul Hidayah dan Tim KKN-T 27. Di sampaikan juga bahwa dengan adanya sparing futsal pada saat itu juga berarti bahwa siswa SMP dapat kapan saja mengajak Tim KKN-T 27 untuk bermain futsal bersama.


    Di satu sisi, pada sore harinya siswi SMP Darul Hidayah berkunjung ke Balai Desa Glagga untuk latihan menari bersama sebagai bagian dari kegiatan sanggar seni yang di adakan oleh Tim KKN-T 27. Kegiatan ini di pandu oleh saudari Gita, di bantu beberapa anggota yang lain. Latihan menari di adakan di halaman balai, sejak pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. 

    Para siswa-siswi SMP cukup antusias mengikuti kegiatan yang di adakan oleh Tim KKN-T 27. Sebagian dari mereka juga menantikan pertemuan selanjutnya dari sanggar seni dan juga menanyakan kapan mereka bisa bermain futsal bersama-sama kembali.

Edukasi Mengenai Pencegahan Pelecehan Seksual bagi Anak-Anak di SDN Glagga 02

    Pada era saat ini, masih banyak sekali orang yang sangat awam tentang perbuatan apa saja yang dapat di katakan sebagai bentuk pelecehan seksual. Maka dari itu tim KKN-T 27 mengadakan kegiatan "Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual". Kegiatan ini berlokasi di SDN Glagga 02 yang mana sasarannya adalah siswa-siswi kelas 01,02 dan 03. Hal ini di karenakan karena usia pada saat menginjak kelas 1,2 dan 3 merupakan usia yang di nilai pantas untuk memulai menerapkan kesadaran dalam mencegah pelecehan seksual.

    Sosialisasi ini di isi langsung oleh anggota kelompok 27 yang berlangsung pada hari sabtu, tanggal 07 Januari 2023. Materi yang di sampaikan meliputi edukasi tentang bagian tubuh mana saja yang boleh di sentuh dan di lihat oleh selain diri sendiri. Di sampaikan pula tentang langkah pertama yang harus di lakukan ketika mengalami perbuatan yang tidak pantas ini. Penyampaian materi ini di sampaikan melalu media gambar sehingga siswa-siswi kelas 1,2 dan 3 SD dapat memahami dengan mudah maksud dari materi yang di sampaikan. Kelompok 27 juga menyampaikan bahwa selain diri sendiri bisa melihat bagian tubuh yang tertutup baju dalam hanya ketika dalam keadaan genting seperti sakit itupun tetap dalam pengawasan orang tua.

    Siswa-siswi juga mendapat Ice Breaking di tengah penyampaian materi agar mereka tidak jenuh dan kembali membentuk semangat mereka. Kendala yang di dapat yaitu dikarenakan siswa-siswi kelas 1,2 dan 3 yang di letakkan pada satu kelas cukup sulit di kondisikan. Hal ini mengakibatkan kelompok 27 harus pintar-pintar menarik perhatian mereka untuk kembali di lanjutkan sesi penyampaian materi. Salah satu upaya juga seluruh kelompok 27 mengajak siswa-siswi menyanyikan satu lagu yang berkaitan dengan materi.

Thursday, January 12, 2023

Tradisi Karapan Kelinci di Desa Glagga


 

Kerapan Kelinci Sebagai Salah Satu Kegiatan Rutin Desa Glagga.

Hujan cukup menghambat kegiatan yang awalnya sudah di rencanakan termasuk Kerapan Kelinci yang merupakan lomba rutin di Desa Glagga. Mulanya Kerapan Kelinci dijadwalkan untuk di laksanakan pada tanggal Minggu, 01 Januari 2023. Namun, karena adanya hujan maka kegiatan ini di tunda hingga Rabu, tanggal 04 Januari 2023. Pada umumnya di Madura hewan yang biasa di ikutkan dalam kegiatan kerapan adalah sapi, meskipun memang ada beberapa daerah yang juga mengadakan kerapan kelinci. Di Desa Glagga, kegiatan ini cukup rutin di lakukan tiap tahunnya.

Kerapan Kelinci ialah lomba yang bertujuan mengadu kecepatan lari kelinci. Warga sekitar biasa menyebutnya ”Kerapan Dermilung”. Ekor kelinci akan dijepit untuk memicu mereka lari dengan kencang. Arena kerapan kebetulan cukup dekat dengan balai desa yang merupakan tempat tinggal peserta KKN, tepatnya di belakang balai desa.

Peserta Kerapan Kelinci berasal dari berbagai kabupaten yang ada di Madura, yaitu Sumenep, Pamekasan, Sampang dan terutama Bangkalan. Kerapan di mulai sekitar pukul 08.00 WIB dan selesai pada sore hari. Hadiah Utama yang di dapat adalah sebuah sepeda motor.